Sabtu, 14 Februari 2009

Temukan kemudahan menulis artikel blog

tanya wrote:

all gue kok susah banget y edit wordpress?kadang error connect to database wallbash (yg pake hostingan sendiri)
gak usah bingung or linglung,gunain ini tersedia visual dan html





SIMPEL


PRO


ADVANCE


pilih sesuai kebutuhan, kalau uda selesai,nah tinggal pindahin aja,

cuma mau berbagi untuk yang koneksinya lelet doank

Credit : om google

: teman saya teguh.


Lanjut membaca “Temukan kemudahan menulis artikel blog”  »»

Senin, 09 Februari 2009

Upacara tradisi rambut gembel



Ngruwat Rambut Gembel..(orang jawa bilang)

Merupakan tradisi yang hidup di daerah Kecamatan Kejajar 17 Km, sebelah Utara Kota Wonosobo. Di sekitar daerah ini banyak anak-anak yang berambut gembel. Gembel ini dianggap sebagai “ Balak ” yang harus diruwat melalui upacara ruwatan. Upacara ini akan dilangsungkan setelah Si anak mengajukan permintaan atau jejaluk ( Bahasa Jawa ) kepada orang tuanya. Permintaan ini sulit dipenuhi.




Upacara ini dilakukan diawali dengan cara memasukan cincin ke dalam gembel yang terpanjang disertai dengan do’a dan sesaji “ Bucu Robyong “, selanjutnya baru dilakukan pencukuran. Kadang – kadang diteruskan dengan pertunjukan Wayang Kulit bagi yang mampu dengan cerita “Ngruwat Anak Rambut Gembel “. Anehnya jika upacara ruwatan tidak atas permintaan anak yang berambut gembel tersebut, maka sekalipun sudah dicukur, gembelnya akan tumbuh lagi.



Nyadran Suran Masyarakat Dusun Giyanti

Upacara ritual memperingati hari jadi dusun Gianti Desa Kadipaten Kec.Selomerto yang biasanya dilanjutkan dengan Merdi Dusun disertai Upacara Tenongan untuk kemudian dilanjutkan Pagelaran Seni tradisional semalam suntuk. Dusun Gianti terkenal dengan sebutan dusun Wisata di Kabupaten Wonosobo.



Nyadran Suran Masyarakat Dusun Pagerejo

Hampir sama dengan yang dilaksanakan di dusun Gianti dan diperingati juga setiap tanggal 1 Bulan Asyuro ( Bulan Jawa ), masyarakat desa Pagerejo Kec.Kertek ini melangsungkan upacara mandi di Sendang Surodilogo.



Baritan

Merupakan khasanah yang tidak dimiliki daerah lain dan sangat unik yaitu berupa selamatan hewan ternak sehabis masa panen. Hewan ini dianggap membantu petani dalam mengolah sawah sehingga Baritan hewan dimaksudkan untuk ungkapan terima kasih dengan cara memandikan dan menghias hewan serta mengalungi dengan berbagai hasil bumi di Desa simbang Kec.Kalikajar.



Lanjut membaca “Upacara tradisi rambut gembel”  »»

Peta dan sejarah my City

Sejarah..

Bedasarkan cerita rakyat , pada sekitar awal abad 17 tersebutlah tiga orang pengelana masing-masing bernama Kyai Kolodete, Kyai Karim dan Kyai Walik , mulai merintis suatu permukiman di daerah Wonosobo. Selanjutnya Kyai Kolodete berada di dataran tinggi Dieng, Kyai Karim berada di daerah Kalibeber dan Kyai Walik berada di dekitar kota Wonosobo sekarang ini.

Peta Wilayah Wonosobo




DI kemudian hari dikenal beberapa tokoh penguasa daerah Wonosobo seperti Tumenggung Kartowaseso sebagai penguasa daerah Wonosobo yang pusat kekuasaannya si Selomanik. Dikenal pula tokoh bernama Tumenggung Wiroduta sebagai penguasa Wonosobo yang pusat kekuasaannya di Pecekelan - Kalilusi, yang selanjutnya dipindahkan ke Ledok - Wonosobo atau Plobangan sekarang ini.

Salah seorang cucu Kyai Karim juga disebut sebagai salah seorang penguasa Wonosobo. Cucu kyai karim tersebut dikenal sebagai i Singowedono yang telah mendapat hadiah satu tempat di Selomerto dari Keraton Mataram serta diangkat menjadi penguasa daerah ini namanya berganti menjadi Tumenggung Jogonegoro. Pada masa ini Pusat kekuasaan dipindahkan ke Selomerto. Setelah meninggal dunia Tumenggung Jogonegoro dimakamkan di desa Pakuncen.

Selanjutnya pada masa perang Diponegoro ( 1825 - 1930 ) , Wonosobo merupakan salah satu basis pertahanan pasukan pendukung Diponegoro. Beberapa tokoh penting yang mendukung perjuangan Diponegoro adalah Imam Musbch atau kemudian dikenal dengan nama Tumenggung Kertosinuwun, MAs Lurah atau Tumenggung Mangkunegaran, Gajah Permodo dan Kyai Muhamad Ngarpah.

Dalam pertempuan melawan Belanda, Kyai Muhamad Ngarpah berhasil memperoleh kemenangan yang pertama. Atas keberhasilan itu Pangeran Diponegoro memberi nama kepada Kyai Muhamad Ngarpah dengan sebutan Tumenggung Seconegoro. Selanjutnya Tumenggung Seconegoro diangkat sebagai penguasa Ledok dengan gelas TUMENGGUNG SECONEGORO.

Eksistensi kekuasaan Seconegoro di daerah Ledok ini dapat dilihat lebih jauh dari berbagai sumber termasuk laporan Belanda yang dinuat setelah perang Diponegoro selesai. Disebutkan pula bahwa Seconegoro adalah Bupati yang memindahkan pusat kekuasaan dari Selomerto ke kawasan kota Wonosobo sekarang ini.

Dari hasil seminar AHri Jadi Wonosobo tanggal 28 April 1994, yang dihadiri oleh Tim Peneliti dari Fakultas Sastra UGM, Muspida, Sespuh dan Pinisepuh Wonosobo termasuk yang ada di Jakarta, Semarang, Yogyakarta, Pimpinan DPRD dan Pimpinan Komisi serta Instansi Pemerintah Wonosobo yang telah menyepakati bahwa Hari Jadi Wonosobo jatuh pada tanggal 24 Juli 1825.

Adapun penguasa/kepala pemerintahan Kabupaten Wonosobo dari tahun 1825 sampai dengan sekarang adalah sebagai berikut :

1. Tumenggung R. Setjonegoro ( 1825 - 1832 )
2. Tumenggung R. MangoenKoesoemo ( 1832 - 1857 )
3. Tumenggung R. Kertonegoro ( 1857 - 1863 )
4. Tumenggung R. Tjokrohadisorjo ( 1863 - 1889 )
5. Tumenggung R. Soeryohadikoesoemo ( 1889 - 1898 )
6. Tumenggung R. Soerjohadinagoro ( 1898 - 1919 )
7. Adipati RAA Sosrodiprodjo ( 1920 - 1944 )
8. Bupati R. Singgih Hadipoero ( 1944 - 1946 )
9. Bupati R. Soemindro ( 1946 - 1950 )
10. Bupati R. Kadri ( 1950 - 1954 )
11. Bupati R. Oemar Soerjokoesoemo ( 1955 )
12. Bupati R. Sangidi Hadisoetirto ( 1955 - 1957 )
13. Kapala Daerah Rapingoen Wiombohadi Soedjono ( 1957 - 1959 )
14. Bupati R. Wibowo Helly ( 1960 - 1967 )
15. Bupati KDH Drs. R. Darodjat A.N.S ( 1967 -1974 )
16. Pj. Bupati KDH R. Marjaban ( 1974 - 1975 )
17. Bupati KDH Drs. Soekanto ( 1975 - 1985 )
18. Bupati KDH Drs. Poedjihardjo ( 1985 - 1990 )
19. Bupati KDH Drs. H. Soemadi ( 1990 - 1995 )
20. Bupati KDH Drs. Margono ( 1995 - 2000 )






Lanjut membaca “Peta dan sejarah my City”  »»
Hidup Adalah Pilihan © 2008. Design by :andri.wsb Sponsored by: andri.jgc30 wonosobo ASRI